Teks1

"SELAMAT DATANG"

Senin, 03 Juli 2017

ANALISIS PROYEK 2

SOAL:
Setelah menemukan kekurangan pada proyek anda. Apa yang kelompok anda lakukan ! Upload pada vclass dan studentsite anda.

Penjelasan Singkat Tentang Penulisan Ilmiah yang dianalisa:

Pembuatan Website Edukasi Dan E-Commerce Aquascape Menggunakan PHP Dan MySQL

   Bagi orang awam belanja ditoko online terkadang menyulitkan dan membingungkan, tapi tidak dengan belanja di toko kami. Karena di website kami memiliki tampilan yang cukup menarik dan navigasi yang jelas serta panduan yang cukup mudah dimengerti sehingga konsumen tidak akan tersasar didalam website kami. Selain itu kami juga menampilkan produk-produk unggulan sehingga memudahkan konsumen untuk mengetahui barang yang laris dan direkomendasikan.

         Berdasarkan website yang telah dibuat pada penulisan ilmiah sebelumnya, terdapat kekurangan-kekurangan baik berupa sistem keamanan, fitur layanan customer dan output beberapa tampilan yang harus diperbaiki. Website yang sebelumnya masih dibuat  menggunakan sistem konfrimasi transaksi pembayaran customer melalui via e-mail sehingga penjual akan langsung mengirimkan barang setelah customer memberikan tanda bukti pembayaran. Fitur layanan testimoni pelangan pada website ini menurut analisis kami kurang efisien karena sifatnya seperti masukan/kritik, oleh sebab itu kami berinisiatif untuk tidak menaruhnya di bagian beranda, melainkan diletakan di bagian admin. Sebagai pengganti menu testimoni,maka kami berinisiatif untuk membuat form konfrimasi pembayaran yang jauh lebih relevan.

Dari kekurangan yang telah ditemukan maka kami ingin mengembangkan aplikasi tersebut.

Pengembangan Website Yang Dilakukan:

  • Perubahan form testimoni menjadi konfrimasi pembayaran
  • Penambahan layanan live chat di halaman website bertujuan memudahkan calon pembeli untuk berkomunikasi dengan penjual dan meningkatkan fast response.
  • Perbaikan tampilan tombol dan lain-lain yang masih kurang tepat.

Tabel Perbandingan Website Lama Dengan Yang Baru


No
Pernyataan
Web Baru
Web Lama
1
Form konfrimasi pembayaran untuk user
  Y
T
2
Pelayanan live chat untuk customer
  Y
T
3
Halaman Testimoni
        T
     Y
4
Tampilan yang lebih menarik dan elegan
   Y
      T
5
Mempermudah customer dalam berbelanja
    Y 
T
6
Memberikan kepercayaan dan keamanan dalam berbelanja
     Y  
T
7
Penambahan Jasa ekspedisi Pengiriman COD (Cash On Delivery)
Y
            T













 Ket: Y : Ya
         T: Tidak


Tampilan Rancangan Penambahan Jasa Ekspedisi COD (Cash On Delivery)



ANALISIS PROYEK 1

SOAL:
Analisis proyek PI kelompok yang anda lakukan. Sebutkan kelebihan dan  kekurangan dari proyek tersebut. Upload di vclass dan di studensite berupa tulisan


Pada Penulisan Ilmiah (PI) yang kami analisis yang berjudul “Pembuatan Website Edukasi dan E-Commerce Aquascape Menggunakan PHP dan MySQL” ada kelebihan dan kekurangan baik dari segi aplikasi yang dihasilkan.

Berdasarkan website yang telah dibuat pada penulisan ilmiah sebelumnya, terdapat kekurangan-kekurangan baik berupa sistem keamanan, fitur layanan customer dan output beberapa tampilan yang harus diperbaiki. Kekurangan tersebut diantaranya:


  1. Website yang sebelumnya masih dibuat  menggunakan sistem konfrimasi transaksi pembayaran customer melalui via e-mail sehingga penjual akan langsung mengirimkan barang setelah customer memberikan tanda bukti pembayaran. 
  2. Fitur layanan testimoni pelangan pada website ini menurut analisis kami kurang efisien karena sifatnya seperti masukan/kritik, oleh sebab itu kami berinisiatif untuk tidak menaruhnya di bagian beranda, melainkan diletakan di bagian admin. Sebagai pengganti menu testimoni,maka kami berinisiatif untuk membuat form konfrimasi pembayaran yang jauh lebih relevan.
  3. Belum ada layanan tambahan untuk mengingkatkan layanan customer seperti Live Chat.

POSTEST ESTIMASI

SOAL

Sebutkan 3 jenis COCOMO ! upload di vclass dan di studentsite dalam bentuk tulisan



COCOMO terdiri dari 3 jenis seperti berikut di bawah ini:
1. Basic COCOMO digunakan untuk menghitung usaha pengembangan perangkat lunak (dan biaya) sebagai fungsi dari ukuran program yang dinyatakan dalam perkiraan ribuan baris kode sumber ( SLOC )

2. Medium COCOMO digunakan untuk menghitung usaha pengembangan perangkat lunak sebagai fungsi dari ukuran program yang dan satu set “driver biaya” yang mencakup penilaian subjektif dari produk, perangkat keras, personil dan atribut proyek. Ekstensi ini mempertimbangkan satu set empat “driver biaya”, masing-masing dengan sejumlah atribut anak.

3. Detail COCOMO digunakan untuk menggabungkan semua karakteristik versi intermediate dengan penilaian dampak cost driver di setiap langkah (analisis, desain, dll) dari proses rekayasa perangkat lunak.

ESTIMASI BERDASARKAN SEJARAH

SOAL
Apa yang anda ketahui dengan estimasi berdasarkan sejarah, Minimal 2 paragraf. Selain di upload di vclass juga di upload ke studentsite dalam bentuk tulisan.


Estimasi (Perkiraan) merupakan sebuah proses pengulangan. Pemanggilan ulang estimasi yang pertama dilakukan selama fase definisi, yaitu ketika anda menulis rencana pendahuluan proyek. Hal ini perlu dilakukan, karena anda membutuhkan estimasi untuk proposal.

Jalan keluar dari ketergantungan pada orang dan untuk membuat estimasi lebih khusus, yaitu anda harus mengerti tentang sejarahnya. Tulislah berapa lama masing-masing tugas dapat diselesaikan dan siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. Anda dapat membandingkan tugas yang akan diestimasik dengan tugas yang sama yang dikerjakan lebih awal, setelah itu mulailah dengan melakukan estimasi. Hal ini dimaksudkan agar anda menjabarkan suatu proyek ke dalam beberapa tugas yang biasanya diulang dan mudah untuk dibandingkan.

Postest BAB 9

SOAL:

Pada fase pemograman ada tahapan uji. Sebutkan perbedaan dari uji secara black box dengan white box tahapan uji ! selain upload pada vclass , lakukan pula upload di studentsite sebagai tulisan.


Tahap uji White Box yaitu Programmer harus mengetahui isi di  dalam  modul  dan  menyediakan  data  pengujian,  sehingga  masing-masing path logical dalam program dapat dieksekusi.

Tahap uji Black Box,  Dalam  pengujian  ini programmer mengabaikan bagian dalam dari modul – data disediakan secara berurut dan dianggap seperti pemakaian sebenarnya.

Perbedaanya:

White box (Struktural) 
  • Dilakukan oleh penguji yang mengetahui tentang QA.
  • Melakukan testing pada software/program aplikasi menyangkut security dan performance program tersebut (meliputi tes code, desain implementasi, security, data flow, software failure).
  • Dilakukan seiring dengan tahapan pengembangan software atau pada tahap testing. 

BlackBox  (Fungsional) 

  • Dilakukan oleh penguji Independent.
  • Melakukan pengujian berdasarkan apa yang dilihat, hanya fokus terhadap fungsionalitas dan output. 
  • Pengujian lebih ditujukan pada desain software sesuai standar dan reaksi apabila 




Pretest BAB 9

SOAL:
Pada fase pemograman ada tahapan uji. Sebutkan tahapan uji tersebut ! selain upload pada vclass , lakukan pula upload di studentsite sebagai tulisan. Minimal 3 paragraf


                Pada pemrograman secara umum kita harus membuat langkah-langkah pemrograman (The Programming Steps). Secara umum langkah tersebut diantaranya: Rencana Penggabungan (Plan The Integration), Mendisain Modul (Design The Module), Telusuri Disain Modul (WalkThrough The Module Design), Rencana Bagaimana Menguji Modul (Plan How To Test The Module), Kode Setiap Modul (Code Each Module), Menguji Modul (Test The Module), Menguji Level Terendah dari Integrasi (Test The Lowest Levels Of Integration), Menyimpan Semua Hasil Pengujian; Penggabungan Modul-modul Yang Telah Diuji (Save The Results Of All Tests; Submit Finished Modules To Integration), Memulai Dokumentasi User(Get Started On The User Documentation).
                Pada fase pemrograman pemrogramer harus menyiapkan rencana pengujian modul dan data pengujian atau tahapan uji sebelum dikodekan. Rencana  pengujian  dilakukan  setelah  kode  ditetapkan.  Mereka  cenderung hanya  menguji  bagian  kode  yang  paling  ‘sulit’.  Pimpinan  proyek  bisa  saja  melakukan tuntutan  pada  penelusuran  rencana  pengujian  sepanjang  disain  modul  sedang dilaksanakan.

                Pada tahapan uji dilakukan  Menguji Modul yaitu Programmer  menguji  modul  dengan  menetapkan  lingkungan  yang  tepat,  menyediakan beberapa input, membiarkan modul langsung memproses secara logik dan mendapatkan hasilnya. Dan Menguji  Level  Terendah  dari  Integrasi yaitu Metode  terbaik  untuk  melakukan  hal  ini  adalah  membuat  sebuah  “program  stub”  (potongan  program)  sebagai  pengganti  sub-modul.

Kamis, 11 Mei 2017

TUGAS 3 ETIKA & PROFESIONALISME TSI

1.


1.1 Modal
Modal merupakan sesuatu yang digunakan untuk mendirikan atau menjalankan suatu usaha. Modal ini bisa berupa uang dan tenaga / keahlian.
1.2 Target pasar
merupakan suatu kelompok konsumen yang menjadi sasaran pendekatan perusahaan agar mau membeli produk yang di pasarkannya. Penentuan target pasar sangat penting karena perusahaan tidak dapat melayani seluruh konsumen atau pembeli yang ada di pasar. Pembeli yang ada terlalu banyak dengan kebutuhan dan keinginan yang beragam atau bervariasi, sehingga perusahaan harus mengidentifikasi bagian pasar mana yang akan dilayaninya sebagai target pasar.
1.3 Differensiasi
Merupakan suatu upaya dari suatu perusahaan untuk membedakan produk yang dimilikinya dari produk-produk pesaing dalam sebuah sifat yang membuatnya lebih spesial atau diinginkan.
1.4 Hiring
Hiring atau rekrutmen merupakan proses/usaha untuk mendapatkan sejumlah SDM (karyawan) yang berkualitas untuk menduduki suatu jabatan/pekerjaan dalam suatu perusahaan.
1.5 Kontrak Kerja
Merupakan  suatu perjanjian antara pekerja dan pengusaha secara lisan dan/atau tulisan, baik untuk waktu tertentu maupun untuk waktu tidak tertentu yang memuat syarat-syarat kerja, hak dan kewajiban
1.6 Proses Pengadaan
Memperoleh barang ataupun jasa dari pihak di luar organisasi.   
1.7 Kontrak Bisnis
Merupakan perjanjian bisnis yang bentuknya tertulis. Dalam suatu Kontrak bisnis, ikatan kesepakatan di tuangkan dalam dalam suatu perjanjian yang bentuknya tertulis. Hal ini untuk kepentingan kelak, jika dikemudian hari terjadi sengketa berkenaan dengan kontrak itu sendiri, maka para pihak dapat mengajukan kontrak tersebut sebagai salah satu alat bukti.
1.8 Pakta Integritas (MoU)

Pakta Integritas merupakan pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Minggu, 09 April 2017

TUGAS 2 ETIKA & PROFESIONALISME TSI

SOAL

1. Jelaskan perbandingan cyberlaw, computer act Malaysia, council of Europe convention on cyber crime
2. Jelaskan ruang lingkup UU no. 19 tentang hak cipta dan prosedur pendaftaran HAKI
3. Jelaskan tentang UU no. 36 tentang telekomunikasi dan keterbatasan UU telekomunikasi dalam mengatur penggunaan teknologi informasi
4. Jelaskan pokok-pokok pikiran dan implikasi pemberlakuan UU ITE tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) peraturan lain yang terkait (peraturan Bank Indonesia tentang internet banking)


JAWAB
1. Perbandingan Cyberlaw, computer crime act (malaysia), council of Europe convention on cyber crime (COECCC)
  • Cyber Law adalah istilah hukum yang terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi. Istilah lain yang juga digunakan adalah

Rabu, 08 Maret 2017

TUGAS 1 ETIKA & PROFESIONALISME TSI

SOAL:

1. Pengertian Etika, profesionalisme & ciri khas seorang profesionalisme?
2. Kode etik profesionalisme?
3. Ancaman dalam cyber crime & cyber war
4. IT forensik dan toolnya?
5. Jelaskan cita-cita kalian di bidang IT & alasannya?

JAWAB
1.
Etika dalam bahasa Yunani Kuno: "ethikos", yang berarti

Senin, 23 Januari 2017

TESTING PROGRAM 2 V-CLASS ANALISIS KINERJA SISTEM

Bottom-up Test
Sesuai namanya, integrasi ini dimulai dari modul terkecil. Karena komponen-komponen diintegrasikan dari bawah ke atas, sub-ordinat untuk tingkat bersangkutan dari komponen selalu diperlukan untuk diproses, dan kebutuhan terhadap stubs dapat dihilangkan.
Langkah-langkah strategi ini adalah:
1. Komponen level bawah dikombinasikan dalam clusters (kadang disebut builds) yang mewakili sub-fungsi software tertentu.
2. Driver ditulis untuk koordinasi masukan dan keluaran test case.
3. Cluster dites
4. Driver dihapus dan cluster dikombinasikan, bergerak ke atas didalam struktur program.

Contoh:

TESTING PROGRAM 1 V-CLASS ANALISIS KINERJA SISTEM

Integrasi Top Down adalah sebuah pendekatan untuk pengujian terpadu dimana komponen tingkat terendah diuji terlebih dahulu,kemudian digunakan untuk memfasilitasi pengujian komponen tingkat yang lebih tinggi. Proses ini diulang sampai komponen di bagian atas hirarki diuji.
Contoh:

COBIT TUGAS 2 V-CLASS ANALISIS KINERJA SISTEM

Pengertian Audit Teknologi Informasi

          Audit Teknologi Informasi (Information Technology (IT) audit atau information systems (IS) audit) adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Audit teknologi informasi ini dapat berjalan bersama-sama dengan audit finansial dan audit internal, atau dengan kegiatan pengawasan dan evaluasi lain yang sejenis.

COBIT TUGAS 1 V-CLASS ANALISIS KINERJA SISTEM

Apa yang anda ketahui tentang COBIT ?


          Control Objective for Information and related Technology (COBIT) merupakan kerangka panduan tata kelola TI dan atau bisa juga disebut sebagai toolset pendukung yang bisa digunakan untuk menjembatani gap antara kebutuhan dan bagaimana teknis pelaksanaan pemenuhan kebutuhan tersebut dalam suatu organisasi. COBIT dikeluarkan dan disusun oleh IT Governance Institute yang merupakan bagian dari ISACA (Information Systems Audit and Control Association) pada tahun 1996.

Minggu, 22 Januari 2017

TUGAS 3 PENGANTAR TELEMATIKA

SOAL:

1. Jelaskan bagaimana proses komunikasi antara user dengan mesin (perangkat
telekomunikasi dan komputer) sehingga user dapat mengakses layanan
telematika!
2. Apa fungsi dasar hukum (UU ITE) yang digunakan apabila ada penyalahgunaan
dalam layanan telematika, jelaskan!
3. Jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan layanan
Telematika!

Selasa, 15 November 2016

Menganalisis E-Government Provinsi Dan Kabupaten/Kota Jawa Tengah

FORM 1.



Analisis E-Government Provinsi  Dan Kabupaten/Kota Jawa Tengah

Tabel 1. Tabel Analisis E-Government Dan Kategorisasi
NO
Unit Analisis
Kategori Analisis
Provinsi (Jawa Tengah)
Kabupaten 1 (Kebumen)
Kabupaten 2 (Tegal)
1
Selayang Pandang
Sejarah
Y
Y
Y
Moto
Y
T
T
Lambang
Y
Y
Y
Arti Lambang
T
Y
T
Lokasi dalam bentuk peta
Y
Y
T
Visi dan Misi
Y
Y
Y
2
Pemerintahan Daerah
Eksekutif
Y
Y
Y
Legislative
Y
Y
Y
Nama,alamat,telepon,e-mail
Dari Pejabat Daerah
T
Y
Y
Biodata dari Pimpinan Daerah
Y
Y
Y
3
Geografis
Topografi
T
Y
Y
Demografi
Y
T
Y
Cuaca Dan Iklim
T
Y
Y
Sosial dan ekonomi
Y
Y
Y
Budaya dari daerah bersangkutan
Y
Y
Y
Ada informasi berupa numeris/statistik dan harus mencantumkan nama instansi dari sumber datanya
T
Y
Y
4
Peta Wilayah dan Sumber Daya
Peta Wilayah
T
Y
Y
Bentuk Peta sumber daya
T
T
Y
5
Peraturan/Kebijakan Daerah
Peraturan daerah (Perda) yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah bersangkutan
Y
Y
Y
6
Buku Tamu
Buku Tamu
Y
T
Y
Forum
T
T
T
Total (Y)
13
16
17


Analisa Dari Tabel 1:
NARASI:   
    Pada tabel 1, kami telah mengenalisis 3 website E-government berdasarkan unit dan kategorisasi. 3 dari website tersebut terdiri dari 1 Provinsi Jawa Tengah dan 2 Kabupaten dari Provinsi Jawa Tengah yaitu Kabupaten Kebumen dan Tegal. Pada tabel 1 terlihat total Y (ya) Kab.Tegal memiliki angka paling banyak diantara 3 website tersebut, yaitu memperoleh skor 17. Kab.Tegal memiliki total skor angka paling banyak dikarenakan, website tersebut banyak memiliki fitur dari poin-poin unit dan kategorisasi.
      Pada poin yang pertama kita menganalisis mengenai selayang pandang yang ada di website masing-masing. Pada tabel 1 terlihat bahwa website Prov.Jawa Tengah dan Kab.Kebumen memiliki 5 skor Y sedangkan Kab.Tegal memiliki skor 3 Y. Pada kategori “moto” pada unit analisis selayang pandang hanya ada di website prov.Jateng. Moto tersebut terlihat di background halaman utama website. Tidak terdapatnya Arti lambang pada website Prov.Jateng dan Kab.Tegal.
       Poin kedua dilihat dari unit pemerintahan daerah. Pada poin ini Kab.Kebumen dan Kab.Tegal sama-sama memiliki skor 4 skor Y dikarenakan sudah tersedia fitur-fitur yang ada pada kategori tersebut. Sedangkan website Prov.Jawa Tengah hanya selisih 1 angka Y.
       Poin ketiga dilihat dari unit geografis. Kab.Tegal memiliki semua fitur dari unit geografis pada websitenya. Ini dikarenakan website tersebut menampilkan semua informasi geografis pada Kab.Tegal. Pada kategori demografi tidak ada penjelasan di website Kab.Kebumen, Sedangkan pada website Prov.Jawa Tengah memiliki skor 3 Y dikarenakan tidak tersedia 3 ketegori dari unit geografis.
        Poin keempat dilihat dari unit peta wilayah dan sumber daya. Kab.Tegal memiliki semua fitur dari unit tersebut. Pada website Kab.Tegal tidak terdapat bentuk peta sumber daya. Sedangkan untuk website Prov.Jawa Tengah tidak terdapat skor Y. Yang kami lihat dari website tersebut lebih menonjolkan berita, kegiatan, kerjasamanya dalam bentuk video sebagai bukti kerja nyatanya agar lebih transparan ke masyarakat.
      Poin kelima dilihat dari unit peraturan/kebijakan daerah. Pada masing-masing website terdapat penjelasan/informasi mengenai peraturan daerah tersebut.

     Poin keenam dilihat dari unit buku tamu. Hanya website Kab.Kebumen yang tidak menyediakan buku tamu dan Forum. Sedangkan untuk website Prov.Jawa Tengah dan Kab.Tegal masing-masing mempunyai fitur buku tamu.



FORM 2.

TABEL UNIT ANALISIS E-GOVERMENT DAN KATEGORISASI

No
Unit Analisis
Bobot Nilai
Kategori
Bobot Nilai
% Nilai Total Jawa Tengah
% Nilai Total Kabupaten Tegal
% Nilai Total Kabupaten Kebumen
1
Informasi Menu Utama dalam WebSite
25%
Potensi Daerah
Komoditas Utama
Kualitas SDM
40%
30%
30%
50
66
58
2
Informasi Tambahan dalam fasilitas Website
20%
Tahap I
Tahap II
Tahap III
20%
30%
50%
54
81
69.5
3
Penyediaan hubungan
15%
G2C
G2B
G2G
40%
30%
30%
58
80
58
4
Aksesbilitas
10%
<10 detik
10-30 detik
>30 Detik
100%
70%
50%
100
100
70
5
Design
10%
Animasi
Grafis
Teks Lengkap
30%
30%
40%
66
90
82
6
Jumlah Tingkatan Infromasi
20%
1 Tingkat
2 Tingkat
3 Tingkat
4 Tingkat
25%
25%
25%
25%
57.5
72.5
52.5

Total



60.1
78.2
62.8










































DESKRIPSI HASIL UNIT ANALISIS
E-GOVERMENT DAN KATEGORISASI

Provinsi/Kota/Kabupaten                   : PROVINSI JAWA TENGAH, KEBUPATEN TEGAL,KABUPATEN KEBUMEN
Akses Website - Hari/Tanggal/Pukul : Rabu, 2 November 2016 / 16:00 WIB
Tim Analis                                            : Taufan A, M.Luthfi, Aldrino H,  Ray F, Nia S
Catatan
1. Informasi Menu Utama dalam WebSite
Berikut adalah penilaian dari TIM analis kami, Pada kategori ini terbagi menjadi 3 poin, yaitu: Potensi Daerah, Komoditas Utama, Kualitas SDM. Pada poin potensi daerah ini  informasi yang disampaikannya masih kurang lengkap, pada presentase nilai yang paling kecil disini adalah provinsi jawa tengah, dengan nilai 50%. Tetapi bukan berarti juga nilai kabupaten tegal yang bernilai 66% dan kabbupaten kebumen yang bernilai 58 dapat dikatakan baik, karena masing asing terdapat kekurangan. Meskipun banyak kekurangan kami akan menambahkan poin dari posisi positifnya, berikutt adalah penjabarannya. Contohnya pada Website PROVINSI JAWA TENGAH, terdapat konten untuk memberikan vote tempat wisata terfavorit, kami menganalisa dengan adanya vote ini, pemerintah dapat mengoreksi dan membenahi  fasilitas dan hal yang lainnya khususnya tempat atau potensi wisata yang votenya berada pada urutan terbawah, mungkin terlihat subjektif, tetapi menurut kami itu juga merupakan salah satu penilaian untuk pemerintah provinsi agar selalu membenahi atau melestarikan  potensi alam, pariwisita dan hal yang lainnya khususnya yang terkait dengan Potensi Daerahnya .Pada komoditas utama sangat tidak lengkap, kekayaan  dan hasil alam yang berada di pemerintahan daerah, berdasarkan sector pertanian, perkebunan, pertenakan, dan lainnya hampir tidak ada konten yang berkaitan dengan hal tersebut, tetapi ada beberapa konten yang berkaitan dengan hal ini, konten tersebut masuk ke menu berita terbaru (update). Pada Kualitas SDM juga tidak ada konten yang menjelaskan hal ini, sama halnya dengan komoditas utama, konten ini masuk ke dalam menu berita terbaru. Untuk Website KABUPATEN TEGAL, Pada poin potensi daerah ini  informasi yang disampaikannya sudah cukup lengkap, penilaian hampir sama seperti seperti sebelumnya. Tetapi lebih baik karena adanya menu prifile bupatinya. Untuk KABUPATEN KEBUMEN terdapat kategori  potensi daerah ini terdapat  kekurangan, kurang lengkapnya informasi dan kurang menarik, karena konten berisi tulisan semua (tidak ada gambar yang menjelaskan potensi daerah yang dimiliki).Pada komoditas utama sangat tidak lengkap, kekayaan  dan hasil alam yang berada di pemerintahan daerah, berdasarkan sector pertanian, perkebunan, pertenakan, dan lainnya hampir tidak ada konten yang berkaitan dengan hal tersebut. Pada Kualitas SDM juga kurang lengkap, hanya sekedar data pendidikan sampai dengan 2013.

2. Informasi Tambahan dalam fasilitas Website
Berikut adalah penilaian dari TIM analis kami,Pada kategori ini terbagi menjadi 3 poin, yaitu Informasi pada bidang pendidikan, ,informasi perniagaanya dan informasi berita update.. Pada poin potensi daerah ini  informasi yang disampaikannya masih kurang lengkap, presentase nilai yang paling kecil disini adalah provinsi jawa tengah, dengan nilai 54%. Begitupun kabupaten kebumen yang kami nilai dengan poin presentase tidak jauh beda dengan kabupaten tegal yaitu 69.5%. Tetapi  beda halnya dengan kabupaten tegal yang mendapatkan nilai 81%. Karena kami menilai hampir semua ketentuan yang dibuat sebagai materi penilaian sudah cukup lengkap. Berikut laporan lebih spesifiknya, pada Website PROVINSI JAWA TENGAH, terdapat poin informasi pendidikan dan informasi perniagaan, pada poin ini dapat dikatakan kurang lengkap, tidak ada dalam website, poin ini terdapat sekilas di info update website Pada poin yang terakhir berita update sangat bagus karena terdapatnya berita dan kegiatan yang sangat terbaru dari kabupaten tersebut. Pada Website KABUPATEN TEGAL Informasi pendidikan cukup lengkap tetapi informasi pendidikan terakhir update pada tahun 2015.Pada informasi perniagaanya tidak ada di dalam website tetapi pada point yang terakhir berita update sangat bagus jika ada acara acara di daerah sekitar Tegal akan di update oleh website. Pada Website KABUPATEN KEBUMEN point informasi pendidikan dan informasi perniagaan dapat dikatakan kurang lengkap bahkan point perniagaan pun tidak ada dalam website. Pada point yang terakhir berita update sangat bagus seperti website lainnya, karena terdapatnya berita dan kegiatan yang sangat terbaru dari kabupaten tersebut.

3. Penyediaan hubungan
Berikut adalah penilaian dari TIM analis kami,, Pada kategori ini terbagi menjadi 3 poin, yaitu G2C(Government to Citizein), G2B(Government to Bussiness) dan G2G(Government to Government), Presentase nilai yang paling tinggi disini adalah Kabupaten Tegal dengan nilai %80. Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Kebumen  Berikut laporan lebih spesifiknya, pada Website PROVINSI JAWA TENGAH,  Pada poin G2C di website ini tidak bagus, karena hanya tersedia layanan kontak email, tidak ada forum ataupun interaksi online pada website, tetapi berbeda halnya dengan G2B dan G2G pada website ini mengupload kerjasamanya dalam bentuk video sebagai bukti kerja nyatanya agar lebih transparan ke masyarakat. , pada Website KABUPATEN TEGAL dapat dikatakan bagus, karena tersedianya layanan warga mengadu,selain itu terdapat juga menu daftar nomor telofn penting yang sangat relevan untuk masyarakat. Sayangnya tidak ada interaksi/diskusi onlinepada website ini. Begitupun dengan G2B dan G2G, pada website ini terdapat link informasi kerjasama proyek yang sudah berjalan dan terdapat link menuju  instansi yang telah bekerjasama dengan  pemerintahan. Pada Website KABUPATEN KEBUMEN ini hanya tersedia beberapa konten saja karena kerjasama yang dilakukan hanya terdapat di berita update ( terbaru) dan itupun tidak bersifat permanen, pada akhirnya berita tersebut akan tenggelam dan tidak terlihat lagi karena adanya berita terbaru yang lainnya

4. Aksesbilitas
Berikut adalah penilaian dari TIM analis kami, Pada kategori ini tim analis melihat kecepatan akses, setiap tombol menu sudah kami coba, dan pada Website PROVINSI JAWA TENGAH dan KABUPATEN TEGAL tidak ada masalah dalam aksesnya maka dari itu kami memerikan nilai 100%,pada website KABUPATEN KEBUMEN terdapat sedikit masalah yaitu  ada beberapa konten pada website ini apabila kami klik, kami harus menunggu lebih dari 10 detik dan ternyata memang terdapat kesalahan dari websitenya. Untuk itu kami tidak memberikan nilai sempurna pada form diatas, kami berikan nilai 70%.

5. Design
Berikut adalah penilaian dari TIM analis kami,pada kategori ini terbagi menjadi 3 poin, yaitu animasi, grafis dan teks lengkap,pada Website PROVINSI JAWA TENGAH untuk animasi menurut penilaian kami bisa dikatakan masih standar, untuk grafis sudah bagus karena terlihat menarik, pada saat awal masuk website, kami disambut dengan gambar karikatur yang mungkin jarang sekali kami lihat, dengan adanya gambar ini kesan statis/kaku pada website pemerintahan jadi hilang, untuk teks lengkap kami menilai masih dalam nilai standar maka dari itu kami hanya memerikan nilai 66%. Pada Wesite KABUPATEN KEBUMEN untuk animasi dan grafis kami memberikan nilai standar tetapi belum sempurna, karena jika dibandingkan dengan web yang lain, masih kurang menarik. Untuk poin teks lengkap bisa dikatakan sangat lengkap, tetapi alangkah lebih baik dibuat teks bukan hanya lengkap tetapi harus diperhatikan lagi apakah orang yang melihat website tersebut tertarik untuk membacanya atau tidak dan nilai yang kami berikan yaitu 82%.Pada Website KABUPATEN TEGAL  animasi menurut penilaian kami bisa dikatan masih standar, untuk grafis sudah bagus karena terlihat menarik, pada saat awal masuk website kami di sambut oleh foto dan profil bupatinya dan singkat cerita tentang beliau, diantara yang lainnya website ini yang paling baik sesuai penilaian sesuai kategori yang sudah diberikan, maka dari itu kami memberikan nilai 90%

6. Jumlah Tingkatan Infromasi
Berikut adalah penilaian dari TIM analis kami Pada kategori ini terbagi menjadi 4 tingkatan, yaitu persiapan, pematangan,pemantapan dan pemanfaatan. Pada website PROVINSI JAWA TENGAH, pada poin 1,3 dan 4 kami memberikan nilai standar, berbeda dengan poin ke 2, karena menurut kami, poin pematangan (keterhubungan dengan lembaga lain) yang paling menonjol (terlihat) pada website ini dan kami memberikan nilai 57.5%, tidak berbeda jauh dengan nilai dari KABUPATEN KEBUMEN yaitu 52.5%, masih dengan permasalahan yang sama dengan website provinsi Jawa tengah, sangat banyak kekurangan. Pada Website KABUPATEN TEGAL kami memberikan nilai paling baik diantara yang lain yaitu sebesar 72.5%. karena sudah cukup mengikuti prosedur dari materi penilaian yang menjadi acuan.

7. Kesimpulan
Dapat kami simpulkan website ini sudah cukup memenuhi panduan dari KOMINFO (2003), namun tetap harus dilakukan perbaikan-perbaikan sehingga website tersebut semakin baik dalam memberikan informasi terhadap pembaca. Berdasarkan analisa kami dari ketiga website tersebut, yang mempunyai poin paling baik yaitu KABUPATEN TEGAL dengan poin 78.2. Selanjutnya KABUPATEN KEBUMEN dengan nilai 62.8. dan yang terakhir yaitu PROVINSI JAWA TENGAH dengan nilai 60.1.